Thursday, July 30, 2015

Bukan Trik !




Hoam.. Selamat Pagi!
Entah kalian baca postingan ini saat pagi ataupun siang, atau malam sekalipun, ucapan selamat pagi sangat bermakna untuk memunculkan gairah semangat untuk melakukan aktivitas pada suatu hari.
Gue akan cerita bagaimana begonya gue, loh? Kebegoan sendiri kok diceritain?, bukann.. Bukan karena gue bego beneran, ini maksudnya gue sering lupa akan hal yang udah gue lakuin dulu, tapi karena ada hal yang baru gue lupa sama hal yang dulu. Oleh itu gue sebut itu bego. Bukaan, bukan soal masalah perempuan dan perasaan-perasaan dramatisasinya. Contohnya saja gue udah baca berkali-kali Novel “Lupus” pada saat gue SMA kemaren, tapi pada saat gue kuliah seperti sekarang ini gue malah beli lagi Novel Lupus yang reborn? Yaps, gue lupa dan ingin balik lagi ke masa dimana gue inget cerita dalam novel  “Lupus” itu.
Dalam masalah asmara juga, gue ceritain sedikit apa yang gue baca dalam liburan gue kali ini, Mereka akan lebih gampang move on jika mereka menemukan yang baru dalam hidupnya, lekang waktu perasaan dulu akan hilang dengan berjalannya waktu, bukan, bukan hilang, namun kamu bisa menerimanya dan bisa belajar dari patah hati itu.
Oke, cukup gue bercerita tentang ke-Begoan.
Baru-baru ini, tepatnya kemaren gue me-message teman gue saat SMK, dia sekarang ada di Semarang untuk melanjutkan studi nya. Gue bertanya ke dia bagaimana hidup disana, gue coba bandingin dengan kehidupan gue di Jakarta, dia pun merasa penasaran dengan gosip “Di Jakarta itu serba mahal” maka dia bertanya ke gue.
“De, Ade, Uang bulanan kamu berapa selama di Jakarta? Pasti selalu kurang ya.”
“Uang bulanan gue cukup kok untuk ngasih uang jajan anak ibu kost tiap hari.” Jawab becanda.
“Sekali makan di Jakarta berapa ? pasti semuanya mahal yaa.” Tanyanya penasaran dengan nada kaya orang ketakutan.
“Sekali makan di Warteg bisa habis limabelas ribu, kalo Indomie paling tujuhribu juga cukup” gue menjawab. “Engga semua mahal kok, banyak yang murah juga, kaya beras, harga beras di Jakarta tidak stabil, kadang mahal kadang murah, tergantung para pembuat beras plastik berproduksi.”
Kami berdua tertawa bersama.
Namun itu terjadi ketika kami berdua sedang libur kuliah dan ada di rumah, gue sempetin maen ke rumahnya untuk saling bertukar cerita, kami bagi gue, walaupun gue engga kemana-mana, dengerin cerita dari kawan yang kemana-mana itu perasaan kita akan ikut bahagia kemana-mana juga.
Sekarang, waktu liburan dia sudah habis dan mengharuskannya untuk segera balik ke Semarang, gue hanay bisa menghubungi dia lewat BlackBerry Messenger atau via inbox dalam Facebook.
Dia adalah seorang yang sangat maniak tehadap game, sekarang dia sedang senang-senang nya bermain game online, Dota2. Sempat ketika gue dateng ke rumahnya, bareng bersama temen satu kelas yang lain, Dia terlihat sedang asik bermain Dota2, entah kami di anggap setan atau makhluk halus yang meganggu sehingga kami tidak di hiraukan, kami keluar dan bermain di halaman depan rumahnya.
Gue mikir entah darimana dia bisa selalu online, bahkan bisa bermain game online sebebas dia mau, artinya dia bisa main gam online tanpa mengenal waktu, beda kaya gue, online kalo ada project doang. Setelah itu? Cuma bisa cengengesan di depan kamera ponsel.
Setelah gue melihat dan sedikit menintrogasi dia, ternyata dia masih memakai trik lama ketika kita sama-sama duduk di bangku SMK, yaitu dia masih memanfaatkan Server untuk mengkoneksikan komputer dia dengan jaringan Internet, ada media perantaranya, waktu itu dia memakai media perantara yang dinamakan SSH (Senggol Sedikit Habis).
Gue tertarik untuk kembali menggunakan trik tersebut, gue coba menghubungi dia lewat BlackBerry Messenger yang kemudia dia berkenan untuk mengajari gue trik tersebut, kemudian dia memberitahu caranya gimana, aplikasi-aplikasi yang harus gue install apa aja, sebagaimana kerbau yang di colok hidungnya, gue nurut aja.
Bagi gue, ini bukan trik yang baru, ini semua pernah gue lakuin pada saat SMK, baru satu tahun gue belajar dari awal lagi. Entah kenapa ke-begoan selalu ada dalam diri gue.
Atau jangan-jangan, gue bego beneran?!



Oh iya, pembaca postingan kali ini dan kebetulan sedang mencari Trik SSH kemudian nyasar ke blog gue ini, gue minta maaf :v ini sama sekali BUKA TRIK! Gue lagi cerita!
Karena sebagian orang yng sudah mengenal trik-trik semacam ini akan mencoba meng-Explore segala macam trik lainnya, yang kemudian berujung pada Searching di Internet dengan berbagai maca Key word. Buat kalian yang seperti itu, percaya lah, berlebihan itu tidah bagus.

Sampai saat ini gue masih berhungan baik dengan teman itu, Sahabat, mungkin sampai ada pertumpahan perasaan dimana kita memilih satu hati yang sama.

Monday, July 27, 2015

Nama - Nama Peralatan MOS yang aneh

Teka-teki MOS/OSPEK. 🎈
Yeah, MOS atau masa orientasi sedang berlangsung, ini mengenang satu satu gue jadi mahasiswa, dan sekarang gue punya list untuk kalian yang sedang mencari bahan makanan/minuman rahasia yang namanya aneh untuk ospek kalian, lets read!!
1. air putih = susu
2. air bening = air putih
3. air anget = air jahe
4. susu ngantuk = susu bantal
5. oli = kopi
6. santan sapi murni = Susu cair putih
7. P3k = oky jell
8. minuman energi=extra joss
9. tinta merah:sirup merah
10. the hijau gembira bunga melati = joy tea
11. Penampung air ukuran 600ml+selangnya = Minuman Botol 600ml+ sedotan
12. susu penurut=susu yes
13. Bilangan ‘2,3,5’ = Aer minum cap Prima
14. Telletubbies mencari keringat = po Cari Sweat
15. Minuman Dwi panzer = Air Merk 2tang
16. Minuman Kanibal= Nutri sari (jeruk makan jeruk)
17. usus Merdeka = Susu Bendera
18. botol minum team = CLUB
19. minuman istri aladin = teh kotak
20. minuman spiritus = pepsi blue
21. susu macan=milkuat
22. Cahaya Matahari yang mencair=sunlight
23. minuman orang bangsawan = Royal jelly
24. Minuman yg di hormati = susu cap bendera
25. air lumpur = susu coklat
26. minuman ms.universe = uc 1000
27. minuman wilayahku = mizone
28. minuman 6t = vit
29. minuman bengkel = 2 tang
30. Minuman pahlawan = ultramilk
31. teh bulan=moontea
32. alat bengkel buah = frutang
33. minuman lembut = soft drinks
34. darah beku = cincau
35. air gunung = air aqua
36. minuman hutan = jungle jus
37. alat bengkel buah = frutang
38. sprite tak bersoda = air putih
39. Alat Terbang harry potter 2011/2012 = sapu
40. Pulpen biasa saja = standard
41. Pulpen cepat = faster
42. pulpen terbang = pilot
43. lengket rapet/jaring spiderman = lem atau lakban
44. kotak dekat atas = kotak pasta gigi close up
45. Tentara dalam barak = sekotak korek api
46. alat tulis mentega terbang = butterfly
47. buku merk ‘kakak laki-laki’= buku merk Aa

Makanan:
• nasi jelek : nasi goreng
• nasi perang = nasi goreng
• nasi pocong = lontong
• sayur campur = sayur asem
• cacing goreng = mie goreng
• cacing rebus = mie rebus
• nasi belum mateng = beras
• coklat rihana = coklat payung
• Monyet2 gila = momogi
• Triplek isi Pasir : Creaker
• makanan bulan = keju/terang bulan
• kacang ilmuwan = kacang pilus/kacang sukro/kacang atom
• batu bata italy = tango
• biskuit 3 rahasia mungkin maksudnya oreo (diputar, dijilat & dicelupin)
• buah malam minggu = apel
• makanan pelaut = bayam
• bantal tepung terigu = roti bantal deh kayaknya
• spongebob coklat lembek = Brownies
• ikan harta karun = Ikan Mas
• bakal ayam = telur
• buah ketakutan = buah pear
• buah washington kayaknya apel merah
• Kentut Stela = qtela
• Bantal Sobek isi nya Tanah liat = roti sobek isi coklat
• Guling Sobek rasa darah = roti panjang isi stroberi
• sayur cina=cap cay
• buah mandarin=buah naga / jeruk mandarin
• ikan masuk angin=ikan kembung
• cokalt balok = chungky bar
• telur udik cap rt/rw = telor asin, biasa kan ada cap2nya gitu
• telephone hewan khas china = biskuit hello panda
• tongkat badai cokelat = twister choco stick
• buah teh macintosh = fruit tea apel
• panggangan orang belanda cokelat = klapertart
• pesisir melingkar keju = richeese / rings
• transjakarta bertenaga macan = biskuat
• cokelat lebih baik = better
• cokelat peralatan kucing = kit kat
• permen pria bertepuk = permen mentos
• buah harajuku = buah j-rock = buah jeruk
• tongkat keberuntungan : lucky stick
• minuman ringan membangkitkan ulama=NU Green Tea
• biskuit dengan texline”brr..brr..brr ” = oreo ungu
• biskuit super=biskuat
• bread essence = sari roti
• Biskuit lebih baik = Better
• Snack monyet petualang = Taro
• Wafer coklat merk oli = TOP
• Tongkat host happy song = coki-coki
• Buah dad say yes (bahasa inggris) = PAPAYA
• rumah iglo=nasi yang dibentuk kayak direstoran
• telor mata kedip=telor mata sapi
• sayur kuah 5 warna=sop (berkuah,isinya warna warni kayak wortel kentang dsb)
• Dewi Sri Berjemur = nasi Goreng
• Dodol Sapi = SOZZIS
• 1+lada=Selada
• T+Kekebalan = Timun
• Bulan Sabit = Pisang
• Binatang Dua Huruf Kriuk2 = Kerupuk Udang
• Buah Upacara = apel
• kerupuk union = Kerupuk Bawang
• Stempel AIR = Cap Cay
• pembalut anggrek (makanan) = antara roti orchid n metega merek orchid butter
• keripik cinta = minori (bentuk kripiknya hati )
• landak fruit = salak
• Coklat pintar ya smarties
• buah nyanyian kedamaian = pisang
• makanan pelancong = snack Tourist
• pisang1sisir=pisang ama sisir 1
• snack anak ayam = chiki
• Mahadewi hangus : nasi goreng atau nasi bakar
• Batu banda belanda= Oncom.
• permen penyelamat = permen karet
• buah ciuman matahari : sunkis
• sabit merah = semangka
• Pesawat akhir alphabet = chiki Jet-Z
• Nasi band = nasi bluben
• buah raja mesir = pear
• telur gunung berapi = telor balado
• sayur butek = sayur lodeh
• iPod hijau = apel hijau
• coklat marshanda= cha cha
• Chiki Bohong = Lays
• roti tukul = roti sobek
• sayur cap air = capcai
• chiki mal Jakarta = cheetos
• buah malem minggu = apel
• buah sedih = apel malang
• snack bohong = lays
• roti ngomong = breadtalk
• buah cium matahari = jeruk sunkist
• biskuit 3 cara = oreo
• permen sapi terbang = espresso
• ikan berdiri = teri jengky
• telor kotak = martabak
• ratu perak = silverqueen
• Spongebob goreng = roti goreng
• Kedelai semen = tempe
• Telor kerajaan = eggkingdom
• Ratu perak berjerawat = silverqueen mete
• Chiki kentut = Oops
• Susu puncak= cimory
• Coklat Rihana = coklat payung
• Kue Dewa = wafer superman
• permen bersama = fox
• kentang diinjek = perkedel
• kue gunung hijau = kue ape
• the jak dari medan = jeruk medan
• coklat puncak = top
• snek angin puyuh = twister
• toge kol 2003 = bakwan
• shiro rice = nasi putih
• teriakan ampe puas= tempe
• ubin berkacang= silverqueen
• akar hangat= jahe
• keramik hitam manis =coklat
• coklat puncak= top
• snack angin puyuh = twister
• permen zebra = blaster
• wafer cadel = wafle
• kacang berlumut= kacang ijo
• batu manis Nigeria= gula jawa
• coklat pahlawan : superman
• chiki aing beuki : chiki ku suka
• the jak dari medan : jeruk medan
• biscuit kenapa : biskuat

Semoga masa orientasi kalian bahagia dan bermanfaat.
Nitip salam ya sama seniornya, bilangin ke seniornya kalo  pagi tolong upilnya di periksa dulu gitu, karena kan engga enak kalo disengor-sengor nya berimbuhan upil, air liur dan jigong aja udah memuakan,-
Bilangin, Damai gitu.

Thursday, July 16, 2015

Kesan, Pesan dan Desahan Selama Ramadhan

Ramadhan…
Ramadhan…
Ramadhan…
Marhaban yaa Ramadhan…
Bulan suci penuh ampunan…
Bulan penuh berkah…
Ramadhan…


Ramadhan, Bulan yang biasa – biasa saja bagi sebagian mereka yang seharus nya tau itu tak biasa, Bulan yang melelahkan bagi mereka yang seharusnya tau mereka harus lebih semangat menjalani hidup, Bulan yang merepotkan bagi mereka yang terbiasa nya kehidupan instan. Ramadhan, tidak semua bisa merasakan maknaMu.
Hampir semua orang sibuk mempersiapkan diri dan sarana untuk keperluan Ramadhan. Merenovasi masjid, menyiapkan menu-menu berbuka, siap-siap masang alarm untuk sahur, membuat kentongan untuk pawai tiap hari menjelang sahur, semua nya harus dipersiapkan. Dari anak – anak sampai semua orang dewasa begitu bersemangat menyambut bulan yang penuh berkah ini, semua orang menganggap ini bukan bulan yang biasa, untuk itu mereka harus mempersiapkan semuanya.
Tapi, disini, semua orang sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing, seolah tak peduli dengan bulan Ramadhan. Seminggu sebelum Ramadhan datang tak ada kegiatan yang mencerminkan untuk menyambut bulan penuh berkah ini, Musholla masih seperti biasanya —Masih dipenuhi dengan kakek-kakek tua— yang setia dengan sujudnya. Lalu lalang mobile transportasi masih sibuk dengan di tandai suara bisingnya. Semuanya, seperti tak menganggapnya ada. (Ramadhan).
Tak semua nya bisa merasakan berkah-Mu di bulan yang suci ini.
Namun, disini baru terlihat berbeda saat Ramadhan datang, meski awalnya seperti banyak yang acuh dan tak ada yang mempersiapkan Ramadhan ini, tapi ketika saat nya datang, mereka berubah, siap menghadapi Ramadhan. Hahaa.. yap, aku memang baru disini, mungkin disini berbeda dengan daerah ku disana, yeah, jauh berbeda, untuk itu aku menilai seperti apa yang aku katakan tadi namun ternyata salah, mereka jauh lebih siap dan mungkin sudah dianggap biasa Ramadhan datang sehingga mereka akan siap saat Ramadhan datang, seolah – olah mereka siap kapan pun jika Ramadhan datang kapan pun juga.
Musholla penuh, Masjid pun kini dibanjiri masyarakat sekitar yang ingin bersujud di sajadahNya. Jalan-jalan setiap sore pun padat, tidak sepadat biasanya. Yang biasanya padat karena ingin cepat sampai di rumah, namun kali ini padat karena mereka ingin menikmati sore bersama orang-orang yang mereka sayangi. Terlihat bapak-bapak sangat Romantis mengayuh sepeda di jalan perumahan yang mewah ini, terlihat pula ada orang chinese sedang berlari lari sore dengan anjingnya yang mungkin sudah menjadi kebiasaannya, namun sekarang berbeda, orang itu terlihat sangat ceria karena melihat begitu ramainya di daerah itu, tidak seperti hari-hari biasa dia berlari.
Ramadhan datang membawa keceriaan…

Setiap orang pastilah mempunyai kesannya masing-masing terhadap suatu momentum, tak terkecuali momentum Ramadhan ini. Tidak seperti Ramadhan sebelumnya, Ramadhan kali ini sangat bermakna bagi aku. Ramadhan yang memberi banyak pelajaran, memberi banyak hidayah.
Melihat banyak nya kegiatan penuh senyum di bulan Ramadhan di sekitar tempat aku ngekost, aku juga mempunyai kegiatan luar biasa di bulan Ramadhan ini. Yaps, Ramadhan kali ini bagi aku berbeda dengan Ramadhan-ramadhan yang lainnya. Ramadhan kali ini aku bisa lebih di beri kesempatan untuk belajar memperbaiki aqidah dan akhlak-akhlak untuk dapat memperbanyak ibadah di bulan yang penuh berkah ini. Ramadhan oh ramadhan, Terimakasih.
Walau ini bukan seperti aku, tapi aku yakin ini lah aku yang sesungguh nya. Walaupun terasa aneh dengan bersikap berbeda, tapi mungkin ini adalah awal agar bisa menemukan jati diri sebagai aku sebenarnya. Tantangan berat dengan tujuan luar biasa pada Ramadhan kali ini. Masjid menjadi tempat persemayaman, menyiapkan acara beberapa kegiatan mendukung beribadah di bulan Ramadhan, mendekat kan kepada masjid. Subhanallah.
Walaupun harus meninggalkan beberapa kebiasaan, tapi mungkin inilah tantangannya. Tidak seperti hal nya tahun-tahun sebelumnya yang setiap sore gatel untuk berjalan-jalan menikmati menunggu waktu berbuka, Ramadhan kali ini berbeda, Masjid menjadi tempat yang sangat di rindukan pada saat-saat seperti itu. Bukan tidak ada kendaraan karena aku tidak di rumah, bukan juga karena membutuhkan makanan gratis yang disediakan masjid, tapi ada sesuatu kerinduan yang lebih besar dari itu semua, seperti sekarang, aku sudah tak bisa lagi ke masjid itu, aku merindukannya.
Dan kebiasaan yang mungkin akan hilang pada tahun ini, bakal lebih berdiam diri merenungi arti perpisahan dengan semua teman masa SMK yang kini sudah tak bisa berjumpa. Resiko anak SMK yang memang ketika lulus kebanyakan diharuskan bekerja dan akan terikat oleh suatu instansi, itu memungkinkan untuk tidak bisa bertemu pada tahun ini. Merenungi perpisahan. Tapi, kita semua harus mengakui rasa rindu ingin berjumpa dengan seorang sahabat. Dan kita harus berjuang terlebih dahulu dijalan masing-masing agar bisa bertemu suatu hari nanti, dengan senyuman lebar, sukses J.
Banyak keluarga, tak bisa bertemu, banyak juga yang tak bisa dipertemukan!
Aku merasa berdosa, bersalah tak bisa berilaturahmi langsung dengan mereka. Aku sombong, aku egois hanya memikirkan diri sendiri!
Mereka jauh, mereka terlalu tinggi untuk aku capai sekarang.
Mereka terlalu membuat aku terlihat menyedihkan.
So, banyak Kesan, pesan dan berbagai desahan yang tercipta dalam Ramadhan ini. Luar biasa Ramadhan!
Ramadhan, mungkin kini engkau akan pergi dan aku belum bisa melakukan apa-apa. Masih tertata tata dalam berjalan untuk meraih ridha Nya.

Tapi Ramadhan, pilih lah aku menjadi salah satu yang bisa bertemu engkau di tahun depan J.

Tuesday, July 7, 2015

Ketemuan yuk sama Syopi dan Iyus ?

Banyak yang bilang kalo kenalan itu engga bayar dan tidak merugikan apapun juga, ada yang bilang juga tak kenal maka tak sayang. oleh karena itu kita harus kenalan dulu nih sebelum ketemu sama si Syopi dan si Iyus. Siapa sih mereka ?

Si Syopi
Nah itu dia penampakan dari si Syopi yang akan kita ajak ketemuan itu.
Kenapa harus ketemuan sama si Syopi ini ?
yaps, Syopi ini adalah pemilik salah satu Olshop atau Online Shop di berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter bahkan dia sering banget promote jualannya melalui akun Instagram nya. Syopi adalah salah satu olshop yang patut di perhitungkan karena dilihat dari testimoni pelanggan yang telah meng-order di olshop Syopi ini banyak yang memberikan respon positif.
Emang dia jualan apa aja ?
Syopi melalui akun Instagram nya dia memposting beberapa jualannya seperti baju dan semua aneka ragam fashion ada di dalam olshop punya Syopi ini dan semua brand nya pun bagus-bagus. ini dapat dilihat dari segi model dari gambar-gambar jualannya di Instagram.
Wah bagus nih.. Terus apa dong nama akun Instagramnya ?
Untuk akun olshop si Syopi ini saya juga engga tau akunnya apa :D Karena apa ? Semua orang seperti saya sering banget menerima berita olshop bagus seperti ini, tapi sayang nya karena setiap orang belum tentu mempunyai Instagram atau tidak mempercayai olshop yang ada di Instagram, maka saya juga bingung gimana mau meng-Order ke mbak Syopi ini.
Sama seperti yang Iyus ini.
Si Iyus
Nah, iyus adalah salah satu orang yang males banget belanja keluar, dia sering banget ngepoin olshop - olshop yang ada melalui web. Namun dia kurang tertarik dengan olshop yang ada di Twitter, dia lebih memilih belanja di olshop yang ada di Web, soalnya pilihannya lebih variatif, enak milih-milihnya dan gampang untuk di akses. Tapi sayang nya sampai sekarang Iyus ini cuma bisa ngepoin doang, karena olshop dalam web itu sekarang masih menjualnya barang-barang yang tidak Iyus perlukan. dan jarang banget di temuin website yang jual barang yang di perlukannya, iyus jadi cuma bisa ngepoin aja deh.

Nah, antara mbak Syopi yang punya olshop dan si Iyus yang pengen beli-beli barang yang di perluin itu seharus nya bisa ketemuan. kenapa ya mereka tidak ketemuan aja ?
Jawabannya hanya karena mereka belum berjodoh.
Yaps, agak susah memang untuk mempertemukan dua insan yang saling membutuhkan satu sama lain agar bisa bertemu. Oleh karena itu kita ketemuan yuk sama Syopi dan Iyus.

Gimana Caranya ?
Cara nya adalah dengan membawa mereka dalam satu tempat.

Dimana Tempatnya ?
Yaps, kenalin tempat yang keren untuk saling bertemu nya Penjual yang mempunyai produk kualitas tinggi dan Pembeli yang sangat gampang banget nemuin barang - barang yang di perlukannya. Ini dia Shopious “Media Iklan Toko Online”.

Dengan adanya suatu tempat yang bisa menjadi tempat untuk para penjual seperti mbak Syopi untuk menjualkan Produknya dengan cara yang mudah dan juga sebagai tempat belanja nya orang yang ingin mencari produk - produk berkualitas seperti si Iyus. Mereka bisa bertemua di Shopious ini!



GIMANA SIH CARA KERJA SHOPIOUS ?


Seperti si Iyus sebagai pembeli, saya juga harus tau kalo belanja di  Shopious itu aman engga sih? Penipuan engga sih? Terjamin engga?
Setelah gue coba belanja melalui Shopious ini, ternyata semua keraguan itu hilang, dan kita dapat membuktikannya dengan mencoba belanja di Shopious “Media Iklan Toko Online” !


Kenapa? Soalnya, Shopius melakukan seleksi yang ketat banget terhadap toko-toko yang ada di dalam website mereka. Gak sembarang toko online loh bisa masuk ke dalam websitenya. Nah, Syopi and the gank terlebih dahulu harus membayar biaya membership dan sebelum itu juga akan direview dan ajak bicara sang pemilik toko untuk mengetahui apakah mereka online shop yang trusted atau enggak. Pokoknya kenyamanan sepenuhnya bagi para shoppers untuk berbelanja dengan aman udah dijamin sama Shopius. See?

Terus, apa kelebihan Shopious dibandingkan website belanja yang lain?
Shopious fokus untuk memberikan jumlah seleksi barang yang sangat banyak, bervariasi, dan juga kualitas barang yang tinggi. Mereka percaya bahwa ketiga hal itu adalah yang terpenting bagi online shoppers dimanapun. Mereka juga sadar kalau selera setiap orang gak sama. Makanya, mereka juga mengembangkan sebuah software dimana mereka bisa memahami selera kita berdasarkan barang yang kita vote up/down. Nah, dengan itu mereka bisa memberikan lebih banyak lagi pilihan barang yang tepat sesuai selera kita. So, berbelanja menjadi lebih fun dan asik!

Jadi buat kalian semua yang pada punya online shop, yuk coba gabung dimareee..
Dan buat lo yang suka ngepoin akun olshop, disini nih gudangnya olshop! Gak perlu lagi nyari-nyari hastag yang gajelas.

Dan, gue berharap banyak Syopi - Syopi dan Iyus - Iyus lain bisa bertemu !
Thank You !

Thursday, July 2, 2015

Desahan Mahasiswa tak berseragam di Ramadhan ke Lima Belas


Lepas seragam bukan enak seperti yang di difikirkan, tapi malah sebaliknya.
Dulu, saat masih berseragam, kita kerap berfikir ini lah proses pembully-an secara masal. Karena pada saat kita berseragam kita akan terlihat satu oleh orang yang memimpin kita. Kita akan bisa seenaknya di apakan saja oleh mereka, orang – orang di atas kita. Karena seragam adalah tanda kita mau tidak mau harus menuruti sang tuan.
Yap, waktu di STM dahulu, kita setiap hari di seragam kan dan bahkan ada satu hari dimana kita di seragamkan dengan seragam yang siap perang, sepatu hitam tak beralas licin, celana bahan menguntai, baju ijo kedodoran yang harus dimasukan kedalam celana, muka dibikin lecek, rambut di ukur – ukur, bertopi namun tetap panas. Yaaaa, semua nya itu karena berseragam.
Namun sekarang, kami sudah tak lagi berseragam, kami bebas dari tuntutan itu semua, kini kami hidup layaknya tak adalagi sang raja, kami bisa hormat dengan cari kami sendiri, bukan dengan cara menempelkan tangan di pelipis alis kanan.
Sekarang kami bebas!
Dan kami tak berseragam.
Kami masuk ke dalam golongan manusia yang menjalani kehidupan bertopang pada satu insan bernama “Dosen”. Mereka adalah yang mempunyai hak penuh atas apa yang akan terjadi pada kami, manusia tak berseragam. Kami punya mimpi, dan kami di jejalkan apa yang bukan mimpi kami!
Sekarang, kehidupan kami dalam beberapa waktu akan di renggut olehnya untuk begadang dan bolak balik mondar mandir kesana kemari menuju hal yang sebenarnya gampang saja dilakukan, tanda tangan.
Dan di malam ke limabelas bulan ramadhan ini, masih saja kami harus mengorbankan waktu kami yang seharusnya bisa lebih bermanfaat dalam keagamaan, untuk begadang dan melakukan hal yang kalian pinta, yang lagi-lagi itu tidak ada di draft mimpi-mimpi yang telah kita rangkai.
Tak berseragam, kami memang tak berseragam, tetapi bukan berarti kami berbeda, kami semua sama, Manusia!
Kami tau apa yang dimakan Kemandirian, yaitu tidak harus selalu sendiri! Kami manusia sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, tidak selamanya kami dipisah.
Di sini kami sadar akan bagaimana kami dulu pernah memakai seragam yang sama dalam sebuah kelompok bernama “Sekolah”. Dari sini kami mengerti arti dari seragam itu. Yap, bukan hanya pakaian atau fashion semata, tapi kami sadar dalam kalimat seragam ada maksud lain, yaitu seragam == sama.
Sama, dari sini kami sadar jika arti sama itu bukan kami di samakan untuk dapat di bikin robot masal yang akan dengan gampangnya menurut pada sang tuan. Tapi arti dari sama itu, kami tau, yaitu kekompakan, saling membantu, satu sama lain.
Tidak seperti kami sekarang yang tidak memakai seragam, tidak akan bisa menjadi satu, kecuali kami memiliki ego dan tujuan yang sama, dan itu susah!
Susah untuk kompak apalagi membantu satu sama lain, semua akan ingin menang sendiri, Bullshit jika kami mengaku tak mengenal apa yang dinamakan politik.
Kami sadar, dan kami ingin merasakan berseragam dalam arti sebenarnya.
Indonesia Beragam…

Indonesia, Berseragam..

Monday, June 29, 2015

Malam Sebelum Ujian


Minggu ini adalah minggu dimana mahasiswa di kampus gue sibuk dengan berbagai lembar ujian mereka. Minggu dimana setiap mahasiswa tidak bisa di ganggu jadwalnya, mereka punya jadwal sendiri. Dimana setiap mahasiswa mulai meninggalkan kebiasaan nya dan berubah menjadi abnormal. Ngebela-belain baca buku lah, belajar sampe malem, kejar target ngerjain tugas. Yaa, semua nya abnormal. Bukan mereka banget.
Di samping yang lain udah mulai ujian pada hari senin ini, gue malah enak enakan keliling Jakarta seperti biasanya melihat seluk beluk macetnya kota ini. Gue mulai aktif ujian pada hari selasa besok. Jadi ada waktu buat gue buat ngerusak kosentrasi temen-temen gue yang udah mulai ujian hari ini. Rencana jahat mulai datang.
Dimulai dari ngebuat acara dadakan seperti ngumpul bareng di warkop sampai pura-pura rapat buat ngurusin organisasi, padahal gue punya jahat untuk merusak konsentrasi mereka dalam ujian. Hahaa.. tak sedikit yang terkena tindakan jahat gue ini, tapi banyak juga mereka yang masih fokus dengan ujiannya. Memang mahasiswa punya kepribadian dan pendiriannya masing-masing.
Dan sekarang gue yang bimbang harus mulai dari mana. Yaps, giliran gue yang besok menghadapi ujian ini. Gue belum siap jadi abnormal kayak mereka. Gue masih pengen tidur malam dan baca-baca buku novel.
Ujian pertama gue dimulai dengan mata kuliah bahasa asing, yaitu TOEFL! Dimana banyak mahasiswa terjebak oleh rajuannya. Banyak sekali mahasiswa yang betah sama si TOEFL ini. Atau lebih tepatnya mereka belum bisa move on dari dosen nya yang mengharuskan setiap mahasiswanya bisa berbahasa asing, apapun Program Studinya. Tak sedikit juga banyak mahasiswa yang ipeka nya jatoh hanya karena 2 SKS ini. Termasuk mahasiswa yang sekarang bukannya belajar tapi malah asik ngegosipin dosen toefl ini.

Entah kenapa gue malah seneng baca novel akhir – akhir ini dibanding buku matakuliah gue yang seharusnya gue baca karena ujian akhir semester telah tiba. Novel emang lebih menarik dan tidak lebih tebal dari buku mata kuliah. Dimana novel berisi gambar – gambar lucu dan bahasa yang asik bukan seperti gambar orang berkaca mata yang sedang mengajari bocah berwarna hitam putih dan dengan bahasa yang formal. Memang jauh. Tapi gue menolak kalo itu adalah alasan gue males belajar kali ini.
Alasan kenapa gue lebih milih baca novel dibanding buku mata kuliah adalah karena pada kemaren malam gue di ajak temen gue ikutin bukber yang di dalamnya ada materi yang di isi oleh salah satu penulis sekaligus notulen yang biasa di ILK. Beliau memberi banyak sekali masukan kepada orang seperti gue ini yanng punya hobi tapi engga tau harus di apain, bahkan seringnya ilang dan jenuh melakukan hobi itu, ya kareng engga tau harus di apainnya itu. Dari situ gue melihat sosok yang gue berharap bisa menjadi seperti itu, dari situ gue bertekad untuk rajin membaca walau hanya satu ayat. Sedaaapppp…
Tapi, tindakan gue ini mungkin salah, gue juga akan berubah besok, ataupun nanti pagi. Kenapa engga sekarang ? karena sekarang gue udah ngantuk.. hooaamm..
Setidaknya semua yang kita rencanakan bisa terlihat baik dan buruknya. Segimana kita engga sukanya, tapi kalau itu memang sudah kewajiban kita harus menyeimbangi ketidaksukaan itu dengan apa yang kita suka, yaitu hobi.

Segimana tidaksukanya gue pada matakuliah besok, gue harus tetap berusaha untuk bisa melawan ketidaksukaan ini dengan apa yang kita sukai, yaitu lawan dengan hobi kita.

Saturday, May 23, 2015

Aku Jahat

"Selamat Pagi, Kamu :)". Dodo selalu mengawali hari nya dengan setia mengetikan jari jermari nya di keypad handphone untuk mengirimkan message.
Dodo, Bukan agar kelihatan peduli, bukan karena si Dodo banyak pulsa, bukan pula karena tidak ada pekerjaan. Namun ini di lakukannya hanya karena ingin yang di sapa nya itu mengetahui kalau ada orang yang memikirkankan semalaman.
Bukan, Bukan tidak di balas message dari Dodo itu, perempuan beruntung itu pun senang dan gembira ketika tiap kali di sapa oleh Dodo, walau hanya dalam sebuah pesan singkat, namun itulah keromantisan zaman sekarang.
Ada maksud dan sesuatu yang membuat Dodo selalu melakukan yang serupa, mengingatnya setiap sebelum tidur, itu karena Dodo memang menyimpan sebuah perasaan khusus terhadap perempuan itu. Bukan perasaan Cinta nya kepada Allah, bukan pula rasa patuh dan sayangnya kepada sang Ibundanya. Namun ini perasaan Spesial di balik rasa-rasa itu. Sebuah rasa kekaguman atas anugerah sang pencipta terhadap dunia untuk masadepannya.
Hari demi hari dan minggu demi minggu pun kini berlalu, Dodo berhasil menyimpan hangat perasaannya itu. Itu bukan berarti sang perempuan tidak mengetahuinya, namun ia ingin tau kelanjutan dan terus menjadi aktris kisah ini.
Namun, lambat laun kisah ini berlangsung, Dodo merasa semakin nyaman dan yakin akan perasaannya, Dodo membusungkan dada dan siap mengucapkan janji setia agar biaa menjadi pasangannya, perempuan itu.
Lain halnya dengan Dodo lain pula pandangan perempuan itu, dia merasa terlalu bosan dan monoton atas kisah yang di berikan Dodo ini, Dan sikap dinginnya itu bisa di rasakannya Dodo dan membuat Dodo mengurungkan niatnya, kini bukan lagi Dodo yang menjadi sutradara kisah ini, Dodo kini mengikuti permainnya, karena Cintanya.
Karena Dodo tidak mungkin meninggalkan perempuan yang sudah membulatkan tekad dan keyakinannya, maka Dodo pun berusaha agar menurutin kemauan perempuan itu, mengembalikan kisah ini seperti semua, ceria dan tidak monoton membosankan.
Kini Dodo membuka mata dan mencoba mengalihkan dengan menyibukan dirinya dengan berbagai aktifitas termasuk kini Dodo sering open chat dengan temen-temannya yang lain, bahkan Dodo kini mulai chat dengan perempuan lain, tidak sengaja, hanya sekedar menyibukan diri agar bisa memberi waktu untuk memulai kisah ceria lagi kepada perempuan yang bisa di sapa tiap pagi oleh Dodo.
Open chat dengan perempuan lain membuat Dodo tidak sadar telah melakukan hal yang salah, yaitu memberi ruang pada perempuan lain agar bisa mengenal Dodo, dan menyukai Dodo. dan ini sungguh hal yang tidak di harapkan sama sekali oleh Dodo.
Dodo kini mengakhiri open chatnya, karena Dodo tau ini bukan hal yang dia harapkan. Dodo kembali menyibukan diri dengan aktifitasnya dan menutup open chat itu.
Di tengah kegiatan Dodo, perempuan itu, perempuan yang membuat Dodo mengaguminya, hadir dan kini menyapa Dodo dengan hangat, sehangat Dodo ketika memulai kisah ini.
Namun kembali lagi, dia hadir dan menyapa membuat perasaan dalam diri Dodo kembali, Menyayanginya.
Waktu terus berjalan, di tengah perjalanan Dodo dan perempuan itu, kembali Dodo merasakan keyakinan yang sama seperti waktu itu dan kali ini Dodo bertekad mengungkapkan perasaan nya itu, namun entah ini hal yang lumrah atau emang sudah kodrat wanita yang lagi-lagi menjauh, Entah kenapa mereka selalu menghindar jika harus mendengar pengungkapan perasaan itu, Seolah mereka akan di paksa untuk meng'iya kan nya. Padahal tugas mereka hanya harus tau dan mengetahui perasaan ini ada, tidak harus menjawabnya!
Di anggap ada aja udah cukup!

Hidup kadang memang selucu ini.

Yang sakit adalah ketika kamu berusaha bertahan namun bagaikan dihapus secara berlahan olehnya, bukan kamu prioritasnya, bukan kamu andalannya, bukan kamu penghiburnya. Bahkan ketika kamu setia itupun tetap tak berharga dimatanya. Kamu dianggap 'jahat' olehnya. Ya mungkin benar, setia, ngorbanin waktu, selalu dengerin, nyemangatin dan berusaha selalu ada itu 'jahat'.

Sunday, April 19, 2015

Mahasiswa Baru


Perpindahan status dari Pelajar ke Mahasiswa itu mungkin seperti perpindahan yang dulunya anak kost sekarangnya mengontrak, berpindah dari kebun binatang ke taman margasatwa. Mungkin karena gue belum lama kuliah dan masih belum bisa menjadi mahasiswa yang sesungguhnya makanya gue ngomong kaya gini.

Kehidupan sekarang dengan status mahasiswa mungkin sedikit menjadi beban ketika gue pulang ke kampung halaman dan sering kali dibandingkan sama anak tetangga yang sekarang sudah bisa menghasilkan uang. Kebalik sama gue yang menghasilkan tumpukan kertas tugas dan tumpukan pakaian kotor.
Dengan status sebagai mahasiswa ini gue dihadapkan dengan beberapa suasana yang waktu SMA gue belum ngerasain. Dari yang kantin kampus selalu ramai didatangi beberapa stasiun TV buat shooting, banyak kontes-kontes remaja dengan pakaian ter-irit, sampai beberapa lumba-lumba pun datang ke kampus saat malam puncak Masa Orientasi. Lumba-lumba tersebut datang dengan aksi mengepakan kedua tangan sambil membusungkan dada dengan mulut monyong mangap terbuka lebar. Tapi saat gue makan di warteg yang ada tv nya gue ngelihat lagi tuh lumba-lumba beraksi hal yang sama seperti saat malam puncak itu. Dan ternyata lumba-lumba itu adalah artis yang lagi ngetop pas gue engga pernah nonton tv lagi. Gue tau setelah gue browsing gambar lumba-lumba yang sesungguhnya yang ternyata engga mirip sama yang gue maksud itu. Gue hanya tau lumba-lumba dari guru TK dan belum pernah ngelihat langsung, makanya gue langsung menyimpulkan saat ada makhluk yang mirip dengan ciri-ciri yang biasa disebutkan guru TK tentang lumba-lumba.
Ini semua akibat suasana diperkuliahan yang terletak di ibukota, gue jadi tukang gosip gini. Gue terlempar jauh dari rumah dan mecoba mencari ilmu di ibukota. Gue mencari ilmu karena kalau gue merantau memperbaiki nasib gue takut pas pulang berubah menjadi batu.
Hingga pada saat nya kelas pertama pada perkuliahan gue dimulai. Dosen mempersilahkan mahasiswanya maju satu per satu untuk memperkenalkan diri. Gue duduk di barisan ketiga dihitung dari depan. Sambil memperhatikan mahasiswa memperkenalkan diri, gue senyum-senyum cengengesan engga jelas mendengar mereka memperkenalkan dirinya. Ini adalah trik PuraPuraMemperhatikanPadahalLagiMikir (PPMPLM). Gue bingung mau ngomong apa kalo sudah bagian gue yang maju memperkenalkan diri didepan. Apa gue harus bilang kalo gue ganteng sampai supir busway pun naksir sama gue? Atau gue memperkenalkan diri dengan menyebutkan asal gue dari kebun binatang mana? Gue terus menerapkan trik PPMPLM.
Hingga akhirnya saat yang engga gue tunggu pun tiba.
“Silahkan selanjutnya”. Suara dosen pun terdengar seperti suara pengeksekusi mati yang mempersilahkan tersangkanya buat di tembak.
Gue maju masih dengan cengengesan. Maju dengan sepatu kegedean dengan kaus kaki yang kepanjangan mirip kaya pemain bola yang bermain dipinggir lapangan ngambilin bola, pake baju kemeja merah darah yang mirip banget kaya orang mau pergi kekondangan mantan, celananya masih model cutbrai model artis 80’an dan hidung gede gue pun memerah dengan di iringi muka cengengesan kaya mau nahan boker.
Gue pun dengan terpaksa maju ke panggung pengeksekusian.
“Perkenalkan, nama saya Ade, saya dari daerah jawa yang berusaha buat menjadi terkenal di Jakarta, setidaknya buat ngalahin badut di ancol. saya dari jusan Teknik Informatika”. Sejenak gue menghela nafas sambil kecewa ternyata tak ada yang memperhatikan selain dosen yang sepertinya mendengarkan tetapi paling besok juga lupa dengan nama gue dan mungkin akan manggil gue dengan sebutan badut ancol. “Mungkin itu saja dari saya sekian dan terimakasih”. Tanpa basa basi lagi gue menyudahi pidato calon badut ancol ini.
Gue ngerasa kaya calon yang pas untuk Badut Ancol versi Kampus setelah penampilan gue yang serba kegedean ini. Namun setelah gue balik ke tempat duduk, ternyata ada yang ngalahin gue sebagai kandidat kuat badut ancol. Namun ini bukan sejenis badut, lebih mirip kaya gajah bengkak engga bisa duduk.
“Nama gue Rindu”. Anak kandidat kuat peraih penghargaan kategori binatang terbengkak ini pun memperkenalkan diri setelah dosen kembali mengeluarkan kata-kata pengeksekusian untuk pesertanya ini.
Dia berbadan sangat besar dengan celana yang tentu mempunyai ukurannya sendiri dan baju dengan model yang belum pernah gue lihat. Dia memakai baju kemeja bahan yang mungkin dibuat oleh penjahit khusus yang dibayarnya untuk mempersiapkan baju-baju nya saat show. Ya seperti saat ini.
Setelah makhluk besar itu tampil, ternyata masih ada lagi yang masih aneh dari anak-anak kelas ini. Dari yang matanya sipit tapi waktu di paksa suruh jadi orang china tapi dianya engga mau karena takut durhaka sama ema nya. Ada yang rambutnya jarang banget, mungkin dia lulusan dari STM atau gue fikir dia lebih terlihat seperti lahan yang harus direboisasi. Kacamata kegedean, sepatu belang-belang, perhiasan berbentuk batu di mana-mana, dan entah apalagi yang akan gue lihat dalam status sebagai mahasiswa ini yang gue fikir ini baru permulaan dalam satu kelas. Gue engga bayangin seberapa banyak nya yang gue temuin orang-orang kaya mereka yang sepertinya cocok untuk bermain dalam film fiksi didalam universitas ini.
Gue rasa kandidat sebagai calon badut ancol pun bisa gue hindari melihat banyak yang lebih menarik dari gue untuk di jadiin bulan-bulanan jajanan kakak-kakak tingkat di kampus ini.
Setelah satu persatu mahasiswa maju memperkenalkan diri, dosen pun kembali menugaskan mahasiswanya untuk membuat kelompok belajar. Gue pun dengan polosnya diam dan memperoleh kelompok seadanya. Gue melihat dikelas waktu itu rame, karna mungkin mereka milih-milih teman belajarnya dengan yang sudah dikenal. Pembagian kelompok pun berakhir dengan damai dari kubu merah yang notabene orang Jakarta yang mempunyai kenalan dikelas dan dari kubu oranye pun damai diam semua karena mereka pendatang, termasuk gue. Akhirnya gue mendapat kelompok belajar dengan lima orang termasuk gue.
Teman kelompok belajar gue berasal dari luar Jakarta semua, paling  juga ada dari Tangerang dan gue tau Tangerang itu sudah termasuk diluar Jakarta semenjak lepas dari Jawa Barat, gue tau itu.
Temen kelompok gue yang dari Tangerang itu bernama Didi. Dia peranakan sunda namun matanya sipit sekali sehingga kalo dia lewat pinggir kolam gue sebagai temen yang peduli terhadap ikan, gue selalu pengangin dia. Gue takut dia engga bisa bedain mana pinggiran kolam sama mana pinggiran peta game. Soalnya hidup dia hanya untuk bermain game.
Inu, iya itu nama temen gue dari banyuwangi yang katanya rumahnya deket dengan gunung, tapi entah gunung apa dia selalu menolak bila disuruh menggambar gunungnya. Belum banyak yang dapat di deskripsikan dari anak banyuwangi ini karena dia lebih memilih diam daripada disuruh maju untuk membayar makan.
Yang berikutnya ada yang namanya Triya, dia keturunan Cina asli namun sejak kecil sudah tinggal di Indonesia, tepatnya di Indramayu Jawa Barat. Gue juga merasa aneh di kalo di Indramayu ternyata ada keturunan Cina. Triya ini temen gue waktu SMK hanya saja beda kelas, karena perbedaan ini kita engga pernah pacaran, ya gue tau kalo gue masih normal.
Yang terakhir dia bernama Shabi. Shabi adalah manusia satu-satunya di kelompok ini yang berasal dari luar pulau jawa. Dia berasal dari daerah Jambi, dan kali ini gue nyerah buat ngarang asal usul nih bocah. Alasannya gue sama sekali belum pernah keluar pulau jawa, kecuali pulau kapuk.

Dimulai dari pembentukan kelompok belajar itu hingga sampai sekarang kita selalu main bareng dan kemana-mana bareng. Dan ternyata ini awal dari malapetaka itu bermula.

Saturday, March 28, 2015

Weekend Activity


Yeaah! Weekend datang lah! Dan akhirnya datang juga tanda di undang.
Weekend enaknya mungkin jalan-jalan atau refrehing bareng pacar, iya pacar gitu. Oke jangan bahas masalah pacar pacaran di blog gue!
Engga seperti mahasiswa normal lain nya yang sekarang lagi pada sibuk jalan-jalan/camping di gunung atau di puncak dengan diriingi raungan senior tiap malam nya, hihih. Serem. Yapi, sebuah ritual dengan alasan agar bisa masuk organisasi. Raungan macan yang belum pernah dirasakan dikenyataan kini bisa dibayangkan dalam kegiatan seperi ini. Yap ini kegiatan orang normal. Hihi.
Setelah melihat kegiatan orang normal, sekarang giliran gue yang akan memberi tahu bagaimana kegiatang gue sebagai orang yang tak biasa normal melalui weekend nya.
Seperti yang sedang kalian baca ini, gue selalu siapkan postingan-postingan yang sangat tidak biasa seperti ini di setiap weekendnya, jadi ya kegiatan gue Cuma memikirkan postingan “kewren” selanjutnya.
Setelah terwujudnya cita-cita membangun internet dalam kostan, sekarang gue dengan gampangnya memposting di blog kapan saja, tapi sayangnya tugas kuliah gue numpuk. Nih ya gue cerita lagi (jadi ceritanya ada cerita di cerita yang di dalamnya ada cerita lagi), jadwal kuliah gue disemester ini jauh berbeda dengan semester sebelumnya, jika apda semester sebelumnya gue bisa mengejek temen-temen gue yang masuk kuliahnya pagi, sekarang gue kena karma nya! Jam kuliah gue berubah drastis, yang tadinya selalu bilang “Paling Paginya” namun sekarang kebalik, gue selalu memberitahu temen-temen dengan kata “Gue kuliah PALING SIANGNYA JAM SEMBILAN”. Jam sembilan itu jam paling pagi disemester gue sebelumnya. Oke jadi maafin kalo tuan rumah blog ini jarang posting. Tapi btw gue selalu aktif dalam per e-mail’an, so, email aja! Jangan sms apalagi Bbm. Disitu kadang saya butuh hape canggih -_-

Setelah gue asik berinternet ria menikmati hasil jerih payah dari mendapat hadiah sebuah AP ini, oh iya, gue belum masak! Oke wait yaaa…….. wait!!

Oke, Finished!
Tinggal nunngu matang :-D
Nasi sudah dimasak, dan jelly siap di hidangkan. yap menu baru yang tadi gue omongin itu bikin Jelly! gue belum bisa bikin jelly yang bener-bener kaya sungguhan, setiap gue bikin jelly pasti lembek kaya gue ngedeketin cewe, huufft.

Oh iya, sorry kalo postingan kali ini curhatan kegiatan gue, gue cuma mau ngungkapin betapa senang nya bisa bersantai menikmatin kamar kost.an yang gue bayar tiap bulan dengan mencari nya mati-matian, dari gue ikut semua maca perlombaan sampai gue rela ngejualin barang-barang berharag gue. oke enough!
thanks guys, semoga hari kalian menyenangkan !

Wednesday, March 11, 2015

Currenly

Malam ini, semua tampak lebih berwarna. Aku sudah melakukan banyak hal sendirian, melatih kemandirian. Mungkin, kamu akan terkejut melihat perubahanku, kamu akan menggeleng lebih lama sambil mengamati gerak-gerikku, aku sudah berbeda sekarang. Atau kalau boleh dibilang, bukan hanya aku, kamu juga berbeda sekarang. Seiring waktu berjalan, semua berubah tanpa persetujuan kita. Tiba-tiba saja aku sudah menjadi seperti ini dan kamu sudah tak lagi di sini.
Akhirnya, ya memang akhirnya, karena tak ada lagi yang akan terulang. Hari-hari yang dulu aku dan kamu lalui seperti gelembung basah yang sangat mudah pecah. Realita berbicara lebih banyak, sementara aku dilarang untuk bermimpi terlalu jauh, apalagi mengharap semua yang telah terjadi bisa terulang kembali.
Jika dulu kita begitu manis, entah mengapa sekarang berubah jadi miris. Memang hanya persepsiku saja yang melebih-lebihkan segalanya, mengingat perpisahan kita terjadi tanpa sebab, sulit ditebak, sampai aku muak mencari-cari yang kurasa tak pernah hilang.
Begitu banyak mimpi yang ingin kita wujudkan, kita ceritakan dengan sangat rapi dalam setiap bisikan malam, adakah peristiwa itu tersimpan dalam ingatanmu? Aku berusaha menerima, kita semakin dewasa dan semakin berubah dan segala. Tapi, salahkah jika kuinginkan kamu duduk di sini, mendekapku sebentar dan kembali menceritakan mimpi-mimpi kita yang lebih dulu rapuh sebelum sempat terwujudkan?
Aku sudah berusaha untuk bernapas tanpamu, nampaknya semua berhasil dan berjalan dengan baik-baik saja.
Tapi, di luar dugaanku, setiap malam-malam begini, kamu sering kembali dalam ingatan, berkeliaran. Pikiranku masih ingin menjadikanmu sebagai topik utama, dan hatiku masih mau membiarkanmu berdiam lama-lama di sana. Aneh memang jika aku sering memikirkan kamu yang tak pernah memikirkanku.
Menyakitkan memang jika harus terus mendewakan kenangan hanya karena masa lalu terlalu kuat untuk dihancurkan.
Beginilah kita sekarang. Tak lagi saling bersapa, tak lagi saling bertukar kabar. Semua seperti dulu, ketika kita tak saling mengenal, segalanya terasa asing. Kosong. Apapun yang kita lakukan dulu seperti terhapus begitu saja oleh masa, hari berganti minggu, minggu segera beranjak menuju bulan, sejak saat itu juga jantung kita tak lagi mendenyutkan rasa yang sama.
Dengarkan aku, Inilah kita yang
sekarang, berusaha melupakan yang disebut kenangan. Berusaha
melawan ketakutan yang disebabkan perpisahan. Siapapun yang lebih dulu melupakan tak menjamin semua akan benar-benar hilang.